Tingginya
angka anemia pada Ibu Hamil dan Calon Pengantin di Kabupaten Pasuruan menjadi
perhatian serius yang perlu segera ditangani. Upaya pencegahan dilakukan
melalui pemeriksaan medis rutin, pemberian suplemen zat besi (tablet tambah
darah) secara teratur, peningkatan asupan gizi kaya zat besi, serta penyuluhan
kesehatan mengenai tanda bahaya anemia dan pentingnya menjaga kehamilan sehat.
Bertempat di Auditorium Mpu Sindok, Kantor Bupati Pasuruan, pada Kamis 11
September 2025, digelar Workshop Suplemen Anemia untuk Pencegahan Stunting
Tahun 2025. Acara ini merupakan kolaborasi antara Bappelitbangda Kabupaten
Pasuruan dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Kepala Bappelitbangda Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana, S.Sos., MM.,
menyampaikan paparan terkait masih tingginya kasus anemia pada Ibu Hamil dan
Calon Pengantin di Kabupaten Pasuruan. Dari pihak UMM, Prof. Dr. Ir. Elfi Anis
Saati, MP., menjelaskan pentingnya peran pencegahan anemia untuk menurunkan
angka stunting, serta menawarkan solusi suplementasi dengan peningkat imunitas
dan zat besi (Fe) dari antioksidan berbasis ekstrak pigmen mawar dipadukan
dengan bahan lokal potensial.
Acara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya
Sasongko, S.Sos., M.Si., kemudian dilanjutkan dengan pemaparan narasumber dan
sesi tanya jawab bersama audiens yang terdiri dari praktisi kesehatan, dunia
pendidikan, hingga pelaku usaha.
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini