Pelayanan publik merupakan fungsi utama pemerintah daerah
dalam mewujudkan tata kelola yang baik serta pembangunan yang berorientasi pada
kebutuhan masyarakat. Melalui kerja sama dengan Universitas Jember,
Bappelitbangda Kabupaten Pasuruan melaksanakan kajian komprehensif untuk
menilai kualitas layanan dari berbagai aspek, mulai dari kapasitas SDM
aparatur, pemanfaatan digitalisasi, sarana dan prasarana, hingga peran Pejabat
Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dalam memastikan keterbukaan informasi
publik.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan (action research),
yaitu metode yang tidak hanya mendeskripsikan dan menjelaskan situasi pelayanan
publik, tetapi juga melakukan intervensi langsung guna mendorong terjadinya
perbaikan kualitas layanan. Pendekatan ini memungkinkan penilaian faktual di
lapangan sekaligus memberikan rekomendasi berbasis perubahan yang berdampak.
Survei dilaksanakan pada 23 perangkat daerah, 5 UOBF Puskesmas, dan 24 MPP Mini
Kecamatan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai penyelenggaraan
pelayanan publik di Kabupaten Pasuruan.
Hasil kajian menunjukkan bahwa masyarakat pada umumnya merasa puas terhadap
layanan yang diterima. Namun, tingginya ekspektasi masyarakat mendorong
instansi penyelenggara untuk terus menjaga konsistensi, meningkatkan
profesionalisme, serta memperkuat inovasi dalam pelayanan.
Kajian ini menjadi dasar dalam merumuskan strategi peningkatan kualitas layanan
yang berfokus pada:
- Peningkatan kompetensi aparatur
- Penyempurnaan tata kelola dan implementasi kebijakan
- Penguatan digitalisasi dan sarana layanan
- Penyediaan layanan publik yang inovatif, adaptif, responsif, dan
berkelanjutan
Bappelitbangda Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk terus mendukung upaya
peningkatan kualitas pelayanan publik agar mampu memenuhi, bahkan melampaui,
harapan masyarakat.
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini